Panduan Cron
Panduan

Apa itu Cron? Memahami Dasar crontab

Konsep dasar penjadwal dan struktur 5 field

Cron adalah penjadwal tugas berbasis waktu yang secara otomatis menjalankan perintah atau skrip pada waktu yang telah ditentukan di sistem keluarga Unix·Linux. Cron dipakai untuk menjadwalkan tugas yang harus diulang secara berkala seperti pencadangan, pembersihan log, dan sinkronisasi data, agar tidak perlu dijalankan manual setiap kali.

Daftar tugas yang akan dijalankan ditulis satu per baris pada sebuah tabel bernama crontab (cron table). Setiap baris terdiri dari ekspresi jadwal yang menunjukkan kapan menjalankan dan perintah yang menunjukkan apa yang dijalankan. Ekspresi jadwal standar terdiri dari 5 field yang dipisahkan spasi: menit (0-59) · jam (0-23) · tanggal (1-31) · bulan (1-12) · hari (0-6, 0=Minggu).

Sebagai contoh, 30 9 * * 1-5 berarti 'menit=30, jam=9, tanggal=semua, bulan=semua, hari=Senin~Jumat', sehingga akan dijalankan pada pukul 09:30 di hari kerja. * berarti 'semua nilai pada field tersebut', dan jika ditulis seperti */5 Anda dapat menentukan interval 'setiap 5'.

Daemon cron memeriksa semua ekspresi yang terdaftar setiap menit, lalu menjalankan tugas yang cocok dengan waktu saat ini. Karena itu, periode minimum yang bisa dibuat dengan cron adalah 1 menit. Jika Anda memerlukan periode yang lebih pendek, Anda harus mengulang di dalam skrip atau menggunakan cara lain.

Ketika ekspresi menjadi rumit, sulit dibaca dengan mata. Jika Anda menempelkan ekspresi ke alat di atas, ekspresi itu akan diterjemahkan menjadi kalimat yang mudah dibaca dan menampilkan pratinjau waktu eksekusi berikutnya, sehingga Anda bisa langsung memastikan apakah jadwalnya sudah sesuai keinginan.

Sumber Daya

Kumpulan Jadwal

Resep yang bisa langsung disalin dan dipakai

Cheat Sheet Sintaks

5 field dan karakter khusus sekilas

Makro & Alias

Ekspresi singkat seperti @daily

Panduan

Panduan praktis untuk memahami cron dengan benar dan mengurangi kesalahan