crontab -e·perbedaan lingkungan·crontab sistem vs pengguna
Tugas biasanya disunting dengan crontab -e. Perintah ini membuka crontab khusus pengguna saat ini, dan saat disimpan akan memeriksa sintaks lalu menerapkannya. Untuk daftar gunakan crontab -l, dan untuk menghapus semua gunakan crontab -r, tetapi -r menghapus tanpa konfirmasi sehingga harus hati-hati.
Lingkungan tempat cron menjalankan tugas berbeda dari shell tempat Anda login. cron hanya menyediakan lingkungan minimal, dan PATH-nya pun biasanya pendek seperti /usr/bin:/bin. Karena itu, perintah yang berhasil di shell login sering gagal di cron dengan 'command not found'. Menulis perintah dengan path absolut lebih aman.
Anda bisa mendeklarasikan variabel lingkungan di bagian atas file crontab. Yang sering dipakai adalah PATH=/usr/local/bin:/usr/bin:/bin, SHELL=/bin/bash, MAILTO="you@example.com", dan CRON_TZ=Asia/Seoul untuk mengunci zona waktu. Jika nilainya mengandung spasi, bungkus dengan tanda kutip.
crontab pengguna dan crontab sistem berbeda formatnya. crontab pengguna yang dibuat dengan crontab -e memakai 5 field standar (menit jam tanggal bulan hari). Sebaliknya, entri sistem pada /etc/crontab dan /etc/cron.d/* memakai 6 field (menit jam tanggal bulan hari user perintah) dengan tambahan field pengguna eksekusi setelah hari. Alat ini menginterpretasikan 5 field standar, jadi saat memeriksa crontab sistem, buang field pengguna dan masukkan hanya 5 field pertama.
Alih-alih waktu yang rinci, jika cukup 'setiap hari·setiap jam', ada juga cara menaruh skrip di direktori drop-in seperti /etc/cron.daily, /etc/cron.hourly. Skrip itu berjalan pada periode tetap tanpa ekspresi. Hanya saat Anda memerlukan menit·waktu tertentu, masukkan ke crontab ekspresi yang dibuat dengan alat ini agar pengelolaannya lebih rapi.